Rabu, 12 September 2018

KECEWA YANG TIDAK SESUAI KENYATAAN?



Hallo para Ladies?
Para ladies sudah pernah merasakan kecewa? Kecewa berat, yang sampai sulit untuk diutarakan mungkin? Kecewa ditinggalin sama cowok yang telah terikat janji. Dalam arti janji dalam komitmen untuk tidak saling meninggalkan.

Ladies, mari kita saling ulas dan curcol (istilah curhat) tentang perasaan wanita yang sudah pernah merasakan kecewa.

Pernahkah kamu ditinggal saat lagi butuh-butuhnya? Misalnya saat sakit dan butuh dukungan dari orang-orang tersayang. Kamu sedang sulit untuk memecahkan masalah, dan butuh orang yang mungkin bisa menengahi masalah tersebut, atau malah memberi jalan keluar?

Kalian pernah tidak, saat kamu sedang terpuruk dia malah mengeksplor kesenangannya dengan perempuan lain. Itu sangat sakit bukan? 
Kalian pernah ditinggal ketika lagi merasakan sayang-sayangnya. Apa lagi dia yang sudah berjanji bahwa tidak akan mengingkari janjinya. Tapi apa kata lain, jika sudah menggandeng cewek lain? Janjinya janji dusta. Ingkar. Mungkin anggap dia hanya debu yang terlintas. Terlalu abai. Ya, namanya juga manusia, cinta memang tidak dapat disalahkan. Ketika sudah ada yang lebih cantik atau pun kaya dari kita, ada yang membuatnya lebih nyaman,  jikalau iman mereka lemah ya memang bisa terpikat. Dan disitulah titik kesetiaan. Setia yang tak ternilai, hancur berkeping-keping :-(

Padahal sesungguhnya, jika ada yang lebih nyaman dari kita, ada yang lebih cantik dan kaya daripada kita. Itu hanyalah kenyamanan yang tidak mutlak menjanjikan. Cantik paras belum tentu cantik hati. Kaya belum saja mengalami dibawah. Seharusnya kaum lelaki berpikir jernih, tidak main logika. Lelaki jangan sampai malah meninggalkan yang sudah ada. Tapi cobalah kalian saling memperbaiki. 


Menjalin hubungan bukanlah sekadar saling cinta terus bahagia. Tapi menjalin hubungan adalah belajar, belajar untuk memahami satu dengan yang lainnya, belajar untuk menguatkan hati, rasa perhatian dan pengertian, dan masih banyak lagi sesuai apa yang kalian rasakan.

Cinta memang sebagai awam untuk pendewasaan. Dewasa untuk berpikir masa depan. Dewasa untuk bagaimana dalam memilih. Ketika kalian sudah berhadapan dengan ikatan pacaran. Kalian harus sebisa mungkin untuk menjaganya, dari kotoran-kotoran yang membuat hati kotor, jagalah hati agar tidak patah dan rapuh. Menerima sebuah hubungan pacaran, tidaklah mudah, Sobat! Karena hatimu dan hatinya sudah sewajibnya untuk dijaga. Itu layaknya sebuah mandat. 


Sudah diyakinkan. Kalian bukan anak-anak lagi yang kerab sekali plin plan, suka bertengkar, saling diam. Haii Guys! Itu bukan memecahkan masalah tapi malah akan memperkeruhkannya. Ketika kalian sedang berada pada siklus bertengkar, sebisa mungkin kalian mengambil jalan tengah, bicara baik-baik bukan malah saling diam-tak tatap muka. Karena diam itu tidak dapat diulas secara baik dan jelas.


Untuk para Ladies, tetap kuatkan hatinya. Perempuan kuat kok, meski lembut mudah sobek tapi didalamnya ada kekuatan besar yang tidak terbayangkan. 
          Kok bisa? 
          Bagaimana saya kuat, setiap waktu saya hanya dapat menangis. 
Hai Sobat!  Menangis bukan berarti lemah. Ya memang menangis bukan pemecah masalah, tapi setidaknya menangis dapat menenangkan hati. Ketika kalian, sudah buntu tidak tau arah dan tujuan. Menangis akan menjadi jalan untuk berpikir. Karena melakukan sesuatu bukanlah mudah. Perlu proses. Hanya manusia yang kurang belajar, yang tidak mengerti perasaan orang lain :-)

Teruntuk kalian, tetap semangat ya! Semua akan baik-baik saja. Percayalah. Rasa kecewa akan tergantikan oleh kebahagiaan. Bersabarlah. 


Kecewa bukan berarti akhir dari segalanya. Tapi kecewa adalah awal buatmu menata langkah selanjutnya.








Salam kaum hawa!!!

2 komentar: